Tak Kompromi! Kalapas IIB Sanana Tegas Berantas Pungli Dan Perketat Pengamanan
L
Link Satu
-
Oct, 28 2026
David Lekatompessy, Kalapas IIB Sanana. Foto: Istimewa.

SANANA — Komitmen untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli) terus ditegaskan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sanana, David Lekatompessy. Di bawah kepemimpinannya, pengawasan terhadap petugas maupun warga binaan menjadi perhatian serius demi menjaga integritas dan keamanan di dalam lapas.

David menegaskan bahwa dirinya tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pungli yang dilakukan oleh oknum petugas atau pegawai di lingkungan Lapas Kelas IIB Sanana. Menurutnya, integritas dan profesionalisme merupakan prinsip utama yang wajib dijunjung tinggi oleh setiap insan pemasyarakatan.

“Sebagai pimpinan, saya paling alergi dengan yang namanya pungli. Hal ini sering saya sampaikan kepada seluruh petugas dan pegawai. Jika sampai saya menemukan ada oknum yang melakukan pungli, saya akan tindak tegas. Bagi saya, uang bukan segala-galanya dan tidak ada negosiasi,” tegas David, Rabu (28/10/2026).

Sinergi TNI-Polri, Pengamanan Terus Diperketat

Selain menekankan pentingnya integritas petugas, Kalapas Sanana juga memperkuat langkah-langkah pengamanan melalui kegiatan penggeledahan dan razia rutin yang dilaksanakan bersama unsur TNI-Polri.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di dalam lapas, khususnya telepon genggam atau handphone yang dapat disalahgunakan oleh warga binaan.

David menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilaksanakan selama ini, pihaknya belum menemukan warga binaan yang kedapatan memiliki handphone.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen jajaran Lapas Kelas IIB Sanana dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, tertib, dan kondusif. Sinergi dengan aparat TNI-Polri juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengawasan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Pengawalan Warga Binaan Yang Berobat Tetap Mengedepankan Keamanan

Ketegasan dalam menjaga keamanan juga diterapkan ketika warga binaan membutuhkan pelayanan kesehatan di luar lapas.

David menjelaskan bahwa warga binaan yang harus menjalani pengobatan di luar lapas tetap berada dalam pengawasan petugas. Dalam pelaksanaannya, pengawalan dilakukan dengan menerapkan prosedur pengamanan yang ketat, termasuk mempertahankan penggunaan borgol sesuai ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan kondisi medis warga binaan.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pemenuhan hak warga binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan dan tanggung jawab petugas dalam mencegah risiko pelarian maupun gangguan keamanan lainnya.

Tegas, Profesional Dan Berintegritas

Berbagai langkah yang dilakukan Kalapas David Lekatompessy menunjukkan penekanan pada tiga hal utama, yakni pemberantasan pungli, penguatan pengawasan, serta pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Kelas IIB Sanana.

Komitmen tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh petugas untuk bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta memberikan pelayanan pemasyarakatan sesuai aturan yang berlaku.

Dengan pengawasan yang konsisten dan sinergi bersama aparat terkait, Lapas Kelas IIB Sanana terus berupaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik-praktik yang mencederai kepercayaan masyarakat.

Bagi David Lekatompessy, keamanan bukan sekadar rutinitas, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan disiplin, integritas, dan ketegasan.

Pewarta: Setiawan Umamit

Redaktur: TIM

© 2023 Linksatu | All rights reserverd.